Kamis, 01 Mei 2014



Acara serah terima jabatan dari Ketua PJS lama periode 2010-2013, kepada Ketua Umum baru terpilih periode 2013-2016 Bpk Riza Faris bin Hasyim, pada tgl, 16 Juni 2013 di Aula Hasanuddin KBRI Kuala Lumpur.

Photo bersama dengan Bapak Duta Besar RI, Herman Prayitno (tengah) dan Counsellor PENSOSBUD, Bpk Akhmad DH Irfan, setelah audensi pada tgl 16-08-2013 di kantor DUBES Kuala Lumpur

Minggu, 27 April 2014

Kegiatan Pengurus Permai


 Acara Dengan Ketua MPR ri di Kedutaan besar Ri di Kuala Lumpur
Acara Pelantikan Pengurus Permai> Tampak di Foto Sekjen Permai Saudara Ramlan,
Wakil Ketua Permai Ibu Dewi Kholifah
Dan Ketua Fatayat Dra Mimim Mintarsi
Wakil Ketua Umum Permai Bersama Bapak Duta Besar Ri Untuk Malaysia Dan ibu Mimi Hadra Dari Fatayat perwakilan Malaysia..





Minggu, 05 Juni 2011

tki Jika Ingin Pulang Ke Indonesia Jangan Lewat Jalur Tikus,Pulang Cara Yang Benar

TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur - Musibah tenggelamnya perahu tempel pengangkut tenaga kerja Indonesia (TKI) di perairan Johor, Malaysia, Rabu, 1 Juni 2011, lalu bukanlah yang pertama kali terjadi. Kejadian serupa terjadi hampir setiap tahun, terutama menjelang Hari Raya.

Bagi TKI yang tidak memiliki dokumen resmi, mereka akan memilih jalan pintas lewat jalur tikus yang banyak tersebar di perbatasan Malaysia-Indonesia. “Menjelang Hari Raya, biasanya lebih banyak lagi saudara kita yang mudik lewat jalur tikus,” ujar Ketua Perhimpunan Masyarakat Indonesia di Malaysia (Permai), Makhroji Maghfur, kepada Tempo yang menemuinya di kantor Permai, Sabtu, 4 Juni 2011.

Pendapat tersebut didasarkan atas pengalaman Maghfur yang sudah lebih dari 25 tahun tinggal di Malaysia. “Tragedi seperti ini biasanya terjadi menjelang Hari Raya. Tapi, entah kenapa tahun ini sudah terjadi walau belum memasuki bulan puasa,” ujarnya.

Menurut Maghfur, beberapa orang di antara 17 orang WNI yang selamat dari musibah tenggelamnya perahu tempel itu mengaku kepulangan mereka ke Tanah Air adalah untuk mudik awal Hari Raya.

Maghfur berharap, musibah serupa yang kerap terjadi bisa segera dihentikan. “Saya selalu mengimbau agar saudara-saudara yang hendak pulang ke Tanah Air menggunakan jalur legal,” katanya.

Selain itu, dia mohon kepada KBRI dan KJRI untuk mempermudah pengurusan dokumen mereka. “Agar mereka tidak nekat menggunakan jalur ilegal,” ujarnya.

MASRUR (KUALA LUMPUR)